ADANYA berbagai perubahan kondisi dan kualitas lingkungan tentunya akan bisa berpengaruh buruk terhadap manusia. Beragam bentuk kerusakan lingkungan, seperti pencemaran udara, pencemaran air, dan menurunnya kualitas lingkungan akibat bencana alam, banjir, longsor, kebakaran hutan, krisis air bersih. Hal ini lama kelamaan akan dapat berdampak global pada lingkungan, khususnya bagi kesehatan masyarakat sendiri.
Manusia memang terkadang tenggelam dalam rangkaian kegiatan yang terlalu berlebihan dan tidak memperhatikan kepentingan lainnya. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menata dan memelihara kelestarian lingkungan, telah mengakibatkan kemerosotan kualitas lingkungan yang begitu parah. Hal ini hendaklah menjadi perhatian khusus bagi pemerintah dalam menata kembali wilayah Indonesia dari segala bentuk berbagai kerusakan lingkungan, disamping menciptakan dan membangun budaya masyarakat dalam berwawasan lingkungan.
Dalam konteks ini, tidaklah berlebihan jika gerakan ramah lingkungan pun bisa kembali digalakkan melalui pemerintah daerah (pemda) kepada masyarakat secara menyeluruh. Sebab, dalam rangka menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan hidup, sangatlah perlu adanya kerja sama yang baik antara Pemerintah dengan masyarakat sendiri. Berbagai bencana alam yang sering melanda sebagian wilayah di negara kita pada dasarnya merupakan akibat kurangnya kesadaran masyarakat dalam menata dan memelihara kelestarian lingkungan.
Masalah lingkungan, seperti bencana banjir, bencana kekeringan, tanah longsor, kebakaran hutan, masalah sampah, dan meningkatnya kadar polusi udara merupakan masalah lingkungan yang bukan tergolong sepele. Betapa tidak? Sebab, tidak terselesaikannya atau berlarut-larutnya masalah lingkungan akan menghancurkan potensi pemenuhan generasi mendatang.
Pembangunan di berbagai daerah di Indonesia hendaklah bisa memperhatikan ekosistem di sekitarnya. Janganlah, eksistensi lingkungan dikesampingkan oleh dalih penataan kota tanpa menghiraukan kelestarian dan kenyamanan lingkungannya.
Menyikapi hal ini, sebagai rakyat Indonesia dan anggota masyarakat yang cinta lingkungan, paling tidak kita secara moral (etika) bisa ikut berpartisipasi pada setiap program yang berkait dengan kelestarian lingkungan hidup yang dicanangkan oleh pemerintah.
Galakkan penghijauan
Upaya dalam menata dan memelihara kelestarian lingkungan, tidaklah hanya mengandalkan pemerintah saja, namun lebih jauh masyarakat pun mempunyai peranan penting dalam upaya mewujudkan hal itu. Di antaranya yaitu dengan pola pendidikan melalui berbagai penyuluhan-penyuluhan tentang pentingnya menata dan memelihara kelestarian lingkungan hidup.
Membangun kesadaran masyarakat yang mempunyai wawasan lingkungan yang luas merupakan “pilar” dalam menjaga kondisi lingkungan benar-benar jauh dari berbagai sumber pengrusakan dan pencemaran lingkungan. Sebab, pada dasarnya masalah lingkungan yang mengakibatkan kerusakan lingkungan disebabkan oleh tangan-tangan manusia itu sendiri.
Dengan pola pendidikan, melalui institusi pendidikan atau pun dengan penyuluhan langsung ke masyarakat dengan secara sungguh-sungguh akan terciptalah akar budaya masyarakat yang mempunyai kesadaran lingkungan yang tinggi. Artinya, etika lingkungan akan menjadi pondasi dalam setiap pembangunan di Indonesia.
Dengan etika lingkungan, kita tidak saja mengimbangi hak dan kewajiban terhadap lingkungan, tetapi lingkungan juga akan membatasi tingkah laku dan upaya mengendalikan segala bentuk kegiatan pembangunan agar tetap berada dalam batas-batas kepentingan lingkungan hidup kita.
Masyarakat yang berwawasan lingkungan dengan etika atau moral lingkungan yang tinggi benar-benar dibutuhkan dalam setiap pembangunan di Indonesia. Tak terkecuali adanya penegakan hukum lingkungan secara tegas dan terarah. Lebih jauh, dengan mengacu pada hal tersebut setidaknya wawasan lingkungan maupun ilmu pengetahuan dan teknologi akan mengarah pada pemeliharaan dan pelestarian lingkungan hidup.
Masalah lingkungan, seperti halnya banjir, tanah longsor dan kelangkaan air bersih yang sering terjadi di sebagian wilayah di Indonesia, memang merupakan permasalahan global. Bukan saja menimpa Indonesia, namun di negara-negara lain pun juga ikut merasakan. Walaupun sering dilanda banjir di musim penghujan, Indonesia dalam waktu tertentu juga mengalami kelangkaan air bersih, terutama untuk keperluan pertanian. Hal ini merupakan bukti konkret akibat kurangnya kesadaran masyarakat kita dalam berwawasan lingkungan. Jika hal ini dibiarkan, ini akan berpengaruh pula terhadap kualitas kesehatan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
Tampilkan postingan dengan label lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lingkungan. Tampilkan semua postingan
Penghijauan Untuk Kelestarian Lingkungan Hidup
00.23
saadatul
Posted in
lingkungan
Dampak Pencemaran Lingkungan Terhadap Kesehatan
20.58
saadatul
I. PENDAHULUAN
Pengetahuan tentang hubungan antara jenis lingkungan sangat penting agar dapat menanggulangi permasalahan lingkungan secara terpada dan tuntas. Dewasa ini lingkungan hidup sedang menjadi perhatian utama masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia umumnya.
Meningkatnya perhatian masyarakat mulai menyadari akibat-akibat yang ditimbulkan dan kerusakan lingkungan hidup. Sebagai contoh apabila ada penumpukan sampah dikota maka permasalahan ini diselesaikan dengan cara mengangkut dan membuangnya ke lembah yang jauh dari pusat kota, maka hal ini tidak memecahkan permasalahan melainkan menimbulkan permasalahan seperti pencemaran air tanah, udara, bertambahnya jumlah lalat, tikus dan bau yang merusak, pemandangan yang tidak mengenakan. Akibatnya menderita interaksi antara lingkungan dan manusia yang akhirnya menderita kesehatan.
Interaksi manusia dengan lingkungan hidupnya merupakan suatu proses yang wajar dan terlaksana sejak manusia itu dilahirkan sampai akhir hidupnya. Hal ini membutuhkan daya dukung lingkungan untuk kelangsungan hidupnya.
Masalah lingkungan hidup sebenatnya sudah ada sejak dahulu, masalah lingkungan hidup bukanlah masalah yang hanya dimiliki atau dihadapi oleh negara-negara maju ataupun negara-negara miskin, tapi masalah lingkungan hidup adalah sudah merupakan masalah dunia dan masalah kita semua.
Keadaan ini ternyata menyebabkan kita betpikir bahwa pengetahuan tentang hubungan antara jenis lingkungan ini sangat penting agar dapat menanggulangi permasalahan lingkungan secara terpadu dan tuntas.
Masalah lingkungan hidup merupakan kenyataan yang harus dihadapi, kegiatan pembangunan terutama di bidang industri yang banyak menimbulkan dampak negatif merugikan masyarakat. Masalah lingkungan hidup adalah merupakan masalah yang komplek dan harus diselesaikan dengan berbagai pendekatan multidisipliner.
Industrialisasi merupakan conditio sine quanon keberhasilan pembangunan untuk memacu laju pertumbuhan ekonomi, akan tetapi industrialisasi juga mengandung resiko lingkungan. Oleh karena itu munculnya aktivitas industri disuatu kawasan mengundang kritik dan sorotan masyarakat. Yang dipermasalahkan adalah dampak negatif limbahnya yang diantisipasikan mengganggu kesehatan lingkungan.
II. LINGKUNGAN DAN KESEHATAN
Kemampuan manusia untuk mengubah atau memoditifikasi kualitas lingkungannya tergantung sekali pada taraf sosial budayanya. Masyarakat yang masih primitif hanya mampu membuka hutan secukupnya untuk memberi perlindungan pada masyarakat.
Sebaliknya, masyarakat yang sudah maju sosial budayanya dapat mengubah lingkungan hidup sampai taraf yang irreversible. Prilaku masyarakat ini menentukan gaya hidup tersendiri yang akan menciptakan lingkungan yang sesuai dengan yang diinginkannya mengakibatkan timbulnya penyakit juga sesuai dengan prilakunya tadi. Dengan demikian eratlah hubungan antara kesehatan dengan sumber daya sosial ekonomi. WHO menyatakan “Kesehatan adalah suatu keadaan sehat yang utuh secara fisik, mental dan sosial serta bukan hanya merupakan bebas dari penyakit”. Dalam Undang Undang No. 9 Tahun 1960 tentang Pokok-Pokok Kesehatan. Dalam Bab 1, Pasal 2 dinyatakan bahwa “Kesehatan adalah meliputi kesehatan badan
(somatik), rohani (jiwa) dan sosial dan bukan hanya deadaan yang bebas dari penyakit, cacat dan kelemahan”. Definisi ini memberi arti yang sangat luas pada kata kesehatan.
Masyarakat adalah terdiri dari individu-individu manusia yang merupakan makhluk biologis dan makhluk sosial didalam suatu lingkungan hidup (biosfir). Sehingga untuk memahami masyarakat perlu mempelajari kehidupan biologis bentuk interaksi sosial dan lingkungan hidup.
Dengan demikian permasalahan kesehatan masyarakat merupakan hal yang kompleks dan usaha pemecahan masalah kesehatan masyarakat merupakan upaya menghilangkan penyebab-penyebab secara rasional, sistematis dan berkelanjutan.
Pada pelaksanan analisis dampak lingkungan maka kaitan antara lingkungan dengan kesehatan dapat dikaji secara terpadu artinya bagaimana pertimbangan kesehatan masyarakat dapat dipadukan kedalam analisis lingkungan untuk kebijakan dalam pelaksnaan pembangunan yang berwawasan lingkungan. Manusia berinteraksi dengan lingkungan hidupnya lebih baik, walaupun aktivitas manusia membuat rona lingkungan menjadi rusak.
Hal ini tidak dapat disangkal lagi kualitas lingkungan pasti mempengaruhi status kesehatan masyarakat. Dari studi tentang kesehatan lingkungan tersirat informasi bahwa status kesehatan seseorang dipengaruhi oleh faktor hereditas, nutrisi, pelayanan kesehatan, perilaku dan lengkungan.
Menurut paragdima Blum tentang kesehatan dari lima faktor itu lingkungan mempunyai pengaruh dominan. Faktor lingkungan yang mempengaruhi status kesehatan seseorang itu dapat berasal dari lingkungan pemukiman, lingkungan sosial, linkungan rekreasi, lingkungan kerja.
Keadaan kesehatan lingkungan di Indonesia masih merupakan hal yang perlu mendapaat perhatian, karena menyebabkan status kesehatan masyarakat berubah seperti: Peledakan penduduk, penyediaan air bersih, pengolalaan sampah, pembuangan air limbah penggunaan pestisida, masalah gizi, masalah pemukiman, pelayanan kesehatan, ketersediaan obat, populasi udara, abrasi pantai, penggundulan hutan dan banyak lagi permasalahan yang dapat menimbulkan satu model penyakit. Jumlah penduduk yang sangat besar 19.000 juta harus benar-benar ditangani. Masalah pemukiman sangat penting diperhatikan.
Pada saat ini pembangunan di sektor perumahan sangat berkembang, karena kebutuhan yang utama bagi masyarakat. Perumahan juga harus memenuhi syarat bagi kesehatan baik ditinjau dari segi bangungan, drainase, pengadaan air bersih, pengolalaan sampah domestik uang dapat menimbulkan penyakit infeksi dan ventilasi untuk pembangunan asap dapur.
Perilaku pola makanan juga mengubah pola penyakit yang timbul dimasyarakat. Gizi masyarakat yang sering menjadi topik pembicaraan kita kekurangan karbohidrat, kekurangan protein, kekurangan vitamin A dan kekurangan Iodium. Di Indonesia sebagian besar penyakit yang didapat berhubungan dengan kekurangan gizi. Ada yang kekurangan kuantitas makanan saja (Maramus), tapi seringkali juga kualitas kurang (Kwashiorkor). Sebagian besar penyakit yang didapat berhubungan dengan kekurangan gizi terutama terdap[at pada anak-anak.
Industrialisasi pada saat ini akan menimbulkan masalah yang baru, kalau tidak dengan segera ditanggulangi saat ini dengan cepat. Lingkungan industri merupakan salah satu contoh lingkungan kerja. Walaupun seorang karyawan hanya menggunakan sepertiga dari waktu hariannya untuk melakukan pekerjaan di lingkungan industri, tetapi pemaparan dirinya di lingkungan itu memungkinkan timbulnya gangguan kesehatan dengan resiko trauma fisik gangguan kesehatan morbiditas, disabilitas dan mortalitas.
Dari studi yang pernah dilakukan di Amerika Serikat oleh The National Institute of Occupational Safety and Health pada tahun 1997 terungkap bahwa satu dari empat karyawan yang bekerja di lingkungan industri tersedia pada bahan beracun dan kanker. Lebih dari 20.000.000 karyawan yang bekerja di lingkungan industri setiap harinya menggarap bahan-bahan yang diketahui mempunyai resiko untuk menimbulkan kanker, penyakit paru, hipertensi dan gangguan metabolisme lain. Paling sedikit ada 390.000 kasus gangguan kefaalan yang terinduksi oleh dampak negatif lingkungan industri dan100.000 kematian karena sebab okupasional dilaporkan setiap tahun.
Indonesia saat ini mengalami transisi dapat terlihat dari perombakan struktur ekonomi menuju ekonomi industri, pertambahan jumlah penduduk, urbanisasi yang meningkatkan jumlahnya, maka berubahlah beberapa indikator kesehatan seperti penurunan angka kematian ibu, meningkatnya angka harapan hidup ( 63 tahun ) dan status gizi.
Jumlah penduduk terus bertambah, cara bercocok tanam tradisional tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Dengan kemampuan daya pikir manusia, maka manusia mulai menemukan mesin-mesin yang dapat bekerja lebih cepat dan efisien si dari tenaga manusia. Peristiwa ini mulai dikenal dengan penemuan mesin uap oleh James Waat. Fase industri ini menimbulkan dampak yang sangat menyolok selain kemakmuran yang diperoleh juga exploitasi tenaga kerja, kecelakaan kerja, pencemaran lenigkungan, penyakit, wabah.
Pencemaran udara yang disebabkan industri dapat menimbulkan asphyxia dimana darah kekurangan oksigen dan tidak mampu melepas CO2disebabkan gas beracun besar konsentrasinya dedalam atmosfirseperti CO2, H2S, CO, NH3, dan CH4. Kekurangan ini bersifat akurat dan keracunan bersifat sistemik penyebab adalah timah hitam, Cadmium,Flour dan insektisida .
Pengaruh air terhadap kesehatan dapat menyebabkan penyakit menular dan tidak menular. Perkembangan epidemiologi menggambarkan secara spesifik peran lingkungan dalam terjadinya penyakit dan wabah. Lingkungan berpengaruh pada terjadinya penyakit penyakit umpama penyakit malaria karena udara jelek dan tinggal disekitar rawa-rawa. Orang beranggapan bahwa penyakit malaria terjadi karena tinggal pada rawa-rawa padahal nyamuk yang bersarang di rawa menyebabkan penyakit malaria. Dipandang dari lingkungan kesehatan, penyakit terjadi karena interaksi antara manusia dan lingkungan.
Manusia memerlukan daya dukung unsur-unsur lingkungan untuk kelangsungan hidupnya. Udara, air, makanan, sandang, papan dan seluruh kebutuhan manusia harus diambil dari lingkungannya. Akan tetapi proses interaksi manusia dan lingkungannya ini tidak selalu mendapat untuk, kadang-kadang merugikan. Begitu juga apabila makanan atau minuman mengandung zat-zat berbahaya bagi kesehatan. Zat tersebut dapat berupa racun asli ataupun kontamunasi dengan mikroba patogen atau atau bahan kimia sehingga terjadinya penyakit atau keracunan. Hal ini merupakan hubungan timbal balik antara aktivitas manusia dengan lingkungannya.
Jadi dialam ini terdapat faktor yang menguntungkan manusia (eugenik) dan yang merugikan (disgenik). Usaha-usaha dibidang kesehatan lingkungan ditujukan untuk meningkatkan daya guna faktor eugenik dan mengurangi peran atau mengendalikan faktor disgenik. Secara naluriah manusia memang tidak dapat menerima kehadiran faktor disgenik didalam lingkungan hidupnya, oleh karena itu kita selalu berusaha memperbaiki keadaan sekitarnya sesuai dengan kemampuannya.
Sejalan dengan perkembangan ilmu dan tehnologi, lingkungan hidup akan berubah pula kualitasnya. Perubahan kualitas lingkungan akan selalu terjadi sehingga lingkungan selalu berada dalam keadaan dinamis. Hal ini disertai dengan meningkatnya pertumbuhan industri disegala bidang. Perubahan kualitas lingkungan yang cepat ini merupakan tantangan bagi manusia untuk menjaga fungsi lingkungan hidup agar tetap normal sehingga daya dukung kelangsungan hidup di bumi ini tetap lestari dan kesehatan masyarakat tetap terjamin.
Oleh karenanya perlu ditumbuhkan strategi baru untuk dapat meningkatkan dan memelihara kesehatan masyarakat yakni setiap aktivitas harus:
a. Didasarkan atas kebutuhan manusia.
b. Ditujukan pada kehendak masyarakat.
c. Direncanakan oleh semua pihak yang berkepentingan.
d. Didasarkan atas prinsip-prinsip ilmiah.
e. Dilaksanakan secara manusiawi.
Pada analisis dampak lingkungan yang merupakan pengkajian akan kemungkinan timbulnya perubahan lingkungan yang terjadi akibat kegiatan/proyek. Perubahan-perubahan lingkungan yang mencakup komponen biofisik dan sosio ekonomi dan melibatkan komponen dampak kesehatan masyarakat yang berada disekitar proyek.
III. PENGARUH TIDAK LANGSUNG TERHADAP KESEHATAN
Pengaruh lingkungan terhadap kesehatan ada dua cara positif dan negatif. Pengaruh positif, karena didapat elemen yang menguntungkan hidup manusia seperti bahan makanan, sumber daya hayati yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraannya seperti bahan baku untuk papan, pangan, sandang, industi, mikroba dan serangga yang berguna dan lain-lainnya. Adapula elemen yang merugikan seperti mikroba patogen, hewan dan tanaman beracun, hewan berbahaya secara fisik, vektor penyakit dan reservoir penyebab dan penyebar penyakit.
Secara tidak langsung pengaruhnya disebabkan elemen-elemen didalam biosfir banyak dimanfaatkan manusia untuk meningkatkan kesejahteraanya. Semakin sejahtera manusia, diharapkan semakin naik pula derajat kesehatannya. Dalam hal ini, lingkungan digunakan sebagai sumber bahan mentah untuk berbagai kegiatan industri kayu, industri meubel, rotan, obat-obatan, papan, pangan, fermentasi dan lain-lainnya.
IV. PENGARUH LANGSUNG TERHADAP KESEHATAN
Pengaruh langsung terhadap kesehatan disebabkan:
- Manusia membutuhkan sumber energi yang diambil dari lingkungannya yakni makanan. Makanan yang harus tersedia sangat besar untuk kebutuhan manusia di dunia disamping masalah distribusi.
- Adanya elemen yang langsung membahayakan kesehatan secara fisik seperti beruang, harimau, ular dan lain-lain.
- Adanya elemen mikroorganisme yang dapat menyebabkan penyakit (patogen). Mikroba ini digolongkan kedalam berbagai jenis seperti virus, ricketssia, bakteri, protozoa, fungi dan metazoa.
- Adanya vektor yakni serangga penyebar penyebab penyakit dan reservoir agent penyakit. Vektor penyakit yang memegang peranan penting dalam penyebaran penyakit nyamuk, lalat, kutu, pinyal dan tungau.
V. PENUTUP
Lingkungan yang perlu dilestarikan supaya diperoleh keadaan yang seimbang antara manusia. Begitu banyak dampak yang ditimbulkan jika kita tidak memperhatikan keseimbangan alam yang digunakan sebagai tempat kehidupan.
Dampak negatif yang muncul berupa penyakit yang merugikan pada manusia seperti penyakit pernafasan, diare, kholera, thyphus, dysentri, polio, ascariasis dan lain-lain.
Dampak positif lingkungan terhadap kesehatan memperoleh sumber energi untuk kebutuhan hidup. Untuk pencegahan penyakit perlu dilakukan sanitasi terhadap lingkungan air, udara dan tanah, khususnya pengelolaan air minum dan air buangan secara terpadu.
DAFTAR PUSTAKA
Ehlers, viktor M.. Steel, Ernest W., 1969, Municipal and Rural Sanitation, McGraw-Hill Book Co., New York.
Manahan, Stanley E.. 1972, Environmental Chemistry, Willard Grant Press, Boston.
Juli Soemirat Slamet. 1996, Kesehatan lingkungan, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta
Peraturan Menteri Kesehatan R.I. No. 416/MENKES/PER/PER/IX/1990 Tentang Syarat-syarat dan pengawasan air minum, Jakarta.
Suratno, F.. 1990, Analisis mengenai dampak lingkungan, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Posted in
lingkungan
PENCEMARAN ALAM SEKITAR
21.56
saadatul
Pengenalan
Dalam usaha mengejar kemajuan negara dan meningkatkan taraf hidup penduduk,kegiatan ekonomi dan projek-projek pembangunan sesebuah negara tidak dapat dielakkan manusia sering mengabaikan masalah-masalah alam sekitar yang timbul akibat pelaksanaan aktiviti ekonomi dan projek pembangunan.Kesan-kesan negatif akibat proses pembangunan dan modernisasi secara terburu-buru semakin mendesak dan ini mengakibatkan kesan pencemaran.Kesemua kesan negatif ini semakin menggugat kesihatan manusia,sumber-sumber ekonomi dan kemandirian bumi.Untuk mengurangkan kesan-kesan negative pembangunan ke atas alam sekitar,setiap aktiviti ekonomi dan pembangunan mestilah diseimbangkan dengan usaha pengurusan dan pemeliharaan alam.
Pencemaran boleh ditakrifkan sebagai pembuangan benda-benda atau bahan-bahan hasil dari aktiviti manusia ke alam persekitaran menyebabkan terganggunya keselesaan atau kemandirian kehidupan.Takrifan Pencemaran yang lebih bermaklumat adalah menurut Akta Kualiti Alam Sekitar 1974 yang menyatakan bahwa pencemaran adalah sebarang perubahan sama ada secara langsung atau tidak langsung kepada sifat-sifat fizik,kimia,biologi atau aras-aras radiasi mana-mana bahagian alam sekeliling dengan melepaskan,mengeluarkan atau meletakkan buangan hingga menjejaskan keguanaan-kegunaan berfaedah,yang menimbulkan sesuatu keadaan berbahaya atau mungkin berbahaya kepada kesihatan,keselamatan atau kebajikan awam atau organisma-organisma lain,tumbuhan dan haiwan.Pencemaran dapat dikategorikan dan isenaraikan kepada pelbagai bentuk pencemaran alam:
1. Pencemaran udara
2. Pencemaran air
3. Pencemaran laut
4. Pencemaran bunyi
5. Pencemaran tanah
6. Pencemaran haba
7. Pencemaran sungai dan kolam
Konsep Pencemaran sangat bergantung atau bersandar kepada sesuatu nilai atau pengukuran yang telah ditetapkan terhadap sesuatu faktor yang menimbulkan pencemaran itu sendiri.Tanpa nilai ini,konsep pencemaran menjadi kabur.Misalnya,sesuatu sayuran itu menjadi tercemar hanya apabila didapati daripada pengukuran bahawa kandungan sesuatu bahan kimia di dalamnya telah melebihi paras bahaya.Bahan kimia yang berbeza memberikan paras bahaya yang berbeza pula.Ini kesan daripada bahan kimia terhadap makhluk hidup adalah berbeza.
Lazimnya pengukuran bahan kimia di dalam air dan di udara ditentukan dalam unit ppm(bahagian bahan kimia per juta pelarutnya
Lazimnya pengukuran bahan kimia di dalam air dan di udara ditentukan dalam unit ppm(bahagian bahan kimia per juta pelarutnya
a) Begitu juga dengan bahan-bahan pencemar lain diukur dengan unit-unit tertentu.
b) Kenalpasti apakah punca-punca sebenar menyebabkan berlakunya pencemaran tersebut.
A. Pencemaran udara
Mengikut laporan yang dibuat oleh Jabatan Alam Sekitar,melalui akhbar Utusan Pengguna pada tahun 2001:Jumlah keluaran bahan-bahan pencemaran udara bagi Malaysia dianggarkan sebanyak 933,000 tan setahun. Daripada jumlah ini,kenderaan ialah punca utama pencemaran ini(58.1%),diikuti oleh stesen jana kuasa(23.9%),pembakaran bahan api industri(9.4%),pemprosesan industri(3.9%) dan pembakaran terbuka(4.9%).
Pencemaran udara ini berlaku apabila terdapat benda asing dalam kepekatan yang mengganggu atau membahayakan manusia,tumbuh-tumbuhan,b inatang dan harta benda.Benda asing ini adalah di dalam bentuk abuk,asap,kabus,wap dan gas(Karbon Monoksida,Nitrogen Oksida,Hidrokarbon,Ozon,S ulfur Oksida ,bau-bauan) ataupun apa-apa campuran bahan-bahan ini.
Pembangunan tanpa pengurusan yang dirancang boleh membawa kesan buruk yang akan mengancam kualiti alam sekitar.Jumlah kenderaan di seluruh negara meningkat hampir 2 kali ganda sejak 1980.Keadaan ini berbahaya kepada alam sekitar kerana karbon diosida yang dikeluarkan oleh kenderaan menjejaskan kesihatan manusia dan juga menipiskan lapisan ozon.
Dapatlah dijelaskan punca-punca utama pencemaran udara ini adalah akibat daripada stesen jana kuasa elektrik,kerja-kerja pembinaan,industri atau kilang,kenderaan bermotor dan pembakaran sampah sarap. Penderaan alam sekitar melalui pencemaran udara timbul akibat daripada tindakan manusia itu sendiri.Setiap manusia menyumbang terhadap kemusnahan alam sekitar.Perokok yang mengembuskan asap ke udara,pembakaran sisa buangan di kawasan perumahan secara tidak terkawal juga membawa kesan kepada pencemaran udara.
B. Pencemaran air
Pencemaran air bermaksud perubahan yang berlaku dari segi kandungan,keadaan dan warna sehingga tidak sesuai dan akan memberi kesan terhadap manusia apabila digunakan.Pencemaran ini berlaku sama ada dari segi biologi,kimia dan fizik.Bahan pencemaran boleh didapati dalam pelbagai bentuk iaitu gas,cecair dan pepejal.Pencemaran air boleh berlaku di mana-mana sahaja tempat berair.Oleh itu,pencemaran air merupakan pencemaran yang begitu meluas kerana didapati di seluruh dunia.
Antara punca-punca pencemaran air ialah:
a. Sisa bahan buangan kilang seperti sisatosid yang dibuang ke dalam sungai oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.Pembuangan ini dianggap mudah kerana tidak memerlukan kos pelupusan.
b. Pembuangan bahan-bahan buangan seperti sampah,minyak dan najis oleh sesetengah pihak individu juga merupakan penyumbang ke arah pencemaran air.
c. Penerokaan juga membantu menyumbang ke arah pencemaran air.Ini adalah kerana,penerokaan yang dijalankan sudah pasti menyebabkan hakisan tanah berlaku dan seterusnya tanah runtuh akan masuk ke dalam sungai dan menjadi mendakan.Mendakan ini boleh mencetekkan lagi paras air sungai dan seterusnya banjir akan berlaku.
Sesetengah bandar dan kampung mengepam pelbagai bahan buangan yang tidak dirawat,manakala kilang kadang kala membuang bahan beracun ke dalam sungai.Ini boleh membunuh ikan dan tumbuhan seperti haiwan air yang lain.Baja dan racun perosak kimia yang digunakan oleh petani juga dibawa oleh air hujan ke dalam sungai dan anak sungai.Bahan-bahan ini boleh membunuh berbagai-bagai jenis hidupan air.
Sikap tidak bertanggungjawab dan mementingkan keuntungan semata-mata telah membutakan hati dan perasaan manusia terhadap alam sekitar.Pengusaha kilang umpamanya,berusaha menjimatkan kos dengan mengambil jalan mudah,membuang sisa kilang ke dalam sungai walaupun menyedari kesannya terhadap persekitaran. Selain itu,kekurangan pengetahuan menyebabkan pemilik industri tidak mengambil berat serta cuba mengelak piawaian keselamatan yang ditetapkan sama ada berhubung keselamatan manusia atau kestabilan
alam sekitar.Pembangunan tidak boleh dipersalahkan sebagai punca kemusnahan alam
sekitar.Pembangunan adalah rekaan manusia. Masalah ini harus dipandang serius kerana sungai merupakan sumber air yang paling utama.Kepesatan pembangunan industri,perumahan dan pembukaan tanah baru menyebabkan banyak sungai yang hilangkeupayaan untuk memainkan peranan semula jadinya.Sekiranya fenomena ini berterusan,tidak mustahilrangkaian sungai di seluruh negara turut tercemar .
alam sekitar.Pembangunan tidak boleh dipersalahkan sebagai punca kemusnahan alam
sekitar.Pembangunan adalah rekaan manusia. Masalah ini harus dipandang serius kerana sungai merupakan sumber air yang paling utama.Kepesatan pembangunan industri,perumahan dan pembukaan tanah baru menyebabkan banyak sungai yang hilangkeupayaan untuk memainkan peranan semula jadinya.Sekiranya fenomena ini berterusan,tidak mustahilrangkaian sungai di seluruh negara turut tercemar .
C. Pencemaran laut
Antara punca-punca berlakunya pencemaran ini ialah:
a. Sungai yang tercemar akan mengalir ke laut,dan membawa pencemaran bersama-samanya.
b. Sesetengah bandar dan bandar raya di tepi pantai mengepam kumbahan terus ke dalam laut.
c. Minyak yang tumpah daripada tangki minyak dan pelantar minyak merebak di lautan lalu membunuh burung laut,kerang-kerang dan hidupan liar yang lain.
d. Pencemaran yang berpunca daripada pembuangan sisa kilang.Industri memproses serbuk pencuci pakaian memberikan kesan terhadap sistem air di laut.Bahan kimia,asid dan bahan organik seperti nutrien,bahan radioaktif dan gas semakin berleluasa mencemari laut.
D. Pencemaran tanah
Pencemaran tanah bermaksud perbuatan yang berlaku kepada sesuatu kawasan sehingga terjadinya pertukaran warna,kesuburan dan hakisan.Pencemaran ini disebabkan oleh bahan buangan sama ada berbentuk air atau pepejal.Bahan pencemar pula terdiri daripada pencemar organik,kimia atau fizik. Antara punca-punca berlakunya pencemaran ini ialah:
a. Pembuangan bahan-bahan buangan daripada kilang seperti minyak,sisa toksik dan sisa-sisa kilang.
b. Pembuangan sampah merata-rata juga merupakan penyumbang ke arah pencemaran ini
c. Penggunaan racun serangga secara berlebih-lebihan juga boleh menjadi salah satu punca pencemarantanah.
d. Sikap manusia yang jarang menghargai nilai-nilai maksum yang terdapat di kawasan menarik dan indah.Penebangan pokok-pokok dan industri pembalakan di kawasan tersebut,bertujuan kononnya untuk menggerakkan industri hiliran bagi membangunkan ekonomi negara.Kesan penebangan telah mengubah sama sekali rupa bumi di kawasan berkenaan.
Pencemaran tanah juga memberi kesan ke atas aktiviti harian manusia.Jika hampir kesemua tempat telah dicemari,manusia sudah tidak berpeluang lagi untuk melihat keindahan alam ini.Tanah yang telah dicemari tidak sesuai lagi untuk dijalankan pertanian kerana bahan kimia akan membunuh tumbuhan yang ditanam.
Penukaran tanah dari hutan kepada pertanian telah mengakibatkan berlakunya penebangan hutan secara meluas. Selain daripada mengurangkan jumlah hutan asal dan biodiversiti hutan dan hidupan liar, penebangan hutan juga turut menyumbang kepada hakisan tanah, pemendapan, kerosakan cerun dan tanah runtuh di Malaysia .Penebangan hutan yang berterusan dan kemusnahan hutan di kawasan tadahan air akan menjejaskan bekalan air dan kualiti sumber air, menjejaskan kemampuan peng- ambilan semula air bawah tanah dan menyebabkan lebih banyak banjir di kawasan tanah rendah.
Pembangunan yang tidak dirancang dengan berkesan seperti pembalakan yang giat dan pembukaan tanah secara berleluasa akan memberikan kesan buruk terhadap alam sekitar contohnya berlakulah hakisan tanah,berlaku perubahan iklim,kesan kepada rumah hijau dan banjir.
E. Pencemaran bunyi
Pencemaran bunyi ialah bunyi bising yang keterlaluan sehingga menyakitkan telinga.Pencemaran bunyi biasanya melebihi 80 dB(A) dan pencemaran ini mengikut situasi dan keinginan masing- masing.Pencemaran ini boleh dibahagikan kepada empat bahagian,iaitu kebisingan selang-seli,kebisingan selenjar,kebisingan fluktuasi dan bunyi lantunan.
Antara punca-punca pencemaran ini ialah:
a. Bunyi kenderaan bermotor merupakan penyumbang ke arah pencemaran ini.
b. Industri-industri juga merupakan penyumbang ke arah pencemaran bunyi.Bunyi-bunyi ini datangnya daripada penggunaan jentera,kenderaan dan sebagainya.
c. Kuari juga merupakan ejen pencemaran bunyi.Bunyi pemecahan batu,enjin gerudi dan pemunggahan batu ke lori merupakan punca pencemaran ini.
d. Bunyi juga berpunca daripada proses pembangunan.
Beberapa langkah-langkah mengatasi pencemaran alam sekitar
A.PENGGUNAAN TEKNOLOGI MODEN
Penggunaan teknologi moden untuk mengurangkan pencemaran alam sekitar adalah amat penting.Sebagai contohnya, tanpa teknologi moden, adalah tidak mungkin untuk membersihkan tumpahan minyak di laut.Dengan adanya teknologi moden, sisa pepejal seperti surat khabar lama, majalah lama, kertas, kain,bahan plastik dan kaca dapat dikitar semula. Ini sudah tentu dapat mengurangkan pencemaran yang disebabkan oleh pengurusan sisa pepejal yang tidak sempurna. Bahan-bahan buangan industri pertanian boleh diubah kepada bahan-bahan yang berguna dan kurang bahaya. Sebagai contoh, sampah sarap boleh dijadikan bahan api untuk menghasilkan tenaga elektrik.Hampas pertanian seperti hampas kelapa sawit boleh digunakan untuk menghasilkan metana.Selain itu, dengan adanya teknologi moden, penapis udara telah dicipta dan dipasang pada ekzos kenderaan dan cerobong asap kilang-kilang perindustrian. Penggunaan petrol tanpa plumbum juga merupakan satu hasil daripada penggunaan teknologi moden. Ini dapat mengurangkan kandungan plumbum dalam atmosfera yang bahaya kepada kesihatan manusia. Penyelidikan ke atas minyak kelapa sawit sebagai pengganti bahan api fosil adalah satu usaha yang menggalakkan pengurangan pencemaran alam sekitar. Dengan adanya teknologi moden jentera-jentera dan mesin-mesin dapat diubahsuaikan menjadi kurang mencemarkan alam sekitar.
B.PENDIDIKAN ALAM SEKITAR MELALUI KURIKULUM
Tanggungjawab untuk menjamin sebuah negara yang bersih bukan sahaja dipikul oleh kerajaan tetapi patut dipikul oleh semua pihak. Untuk membentuk rakyat yang bertanggungjawab kepada alam sekitar, mereka perlulah mempunyai kesedaran. Untuk memupuk kesedaran di kalangan rakyat, cara yang terbaik ialah melalui pendidikan. Sebab-sebab pendidikan alam sekitar ini perlu ialah kerana ia dapat membentuk sikap positif diri terhadap alam sekitar.
Dengan adanya kesedaran pada seseorang individu, dia akan sedar tentang betapa pentingnya kualiti alam sekitar yang tinggi dikekalkan. Ini kerana mereka sudah tahu apa masalah yang mungkin akan timbul akibat sesuatu perbuatan yang tidak bertanggungjawab yang mencemarkan alam sekitar. Pendidikan alam sekitar mula diperkenalkan secara formal pada peringkat rendah melalui Kurikulum Bersepadu Sekolah Rendah ( KBSR ) dalam mata pelajaran Alam dan Manusia. Seterusnya adalah pada peringkat menengah melalui Kurikulum Bersepadu Sekolah Menengah ( KBSM ), khususnya dalam mata pelajaran sains seperti Biologi. Peringkat ketiga dan terakhir ialah pengajian tinggi melalui kursus Sains Alam Sekitar dan Biologi Persekitaran. Pendidikan alam sekitar kepada masyarakat umum pula disampaikan melalui media massa. Antara media massa yang memainkan peranan yang penting ialah surat khabar, majalah, televisyen dan radio.Selain itu, terdapat juga agensi kerajaan dan swasta yang mengadakan kempen dan ceramah.
Dengan adanya kesedaran pada seseorang individu, dia akan sedar tentang betapa pentingnya kualiti alam sekitar yang tinggi dikekalkan. Ini kerana mereka sudah tahu apa masalah yang mungkin akan timbul akibat sesuatu perbuatan yang tidak bertanggungjawab yang mencemarkan alam sekitar. Pendidikan alam sekitar mula diperkenalkan secara formal pada peringkat rendah melalui Kurikulum Bersepadu Sekolah Rendah ( KBSR ) dalam mata pelajaran Alam dan Manusia. Seterusnya adalah pada peringkat menengah melalui Kurikulum Bersepadu Sekolah Menengah ( KBSM ), khususnya dalam mata pelajaran sains seperti Biologi. Peringkat ketiga dan terakhir ialah pengajian tinggi melalui kursus Sains Alam Sekitar dan Biologi Persekitaran. Pendidikan alam sekitar kepada masyarakat umum pula disampaikan melalui media massa. Antara media massa yang memainkan peranan yang penting ialah surat khabar, majalah, televisyen dan radio.Selain itu, terdapat juga agensi kerajaan dan swasta yang mengadakan kempen dan ceramah.
AKTIVITI DAN CADANGAN UNTUK MELINDUNGI ALAM SEKITAR
Memandangkan dunia sekarang sedang diancam bahaya pencemaran, langkah-langkah wajar dan berkesan
patut diambil. Langkah untuk melindungi alam sekitar ini bukanlah tanggungjawab pihak kerajaan sahaja. Ia adalah tanggungjawab semua pihak. Kerajaan patutlah memperketatkan undang-undang yang melindungi alam sekitar. Rondaan oleh pegawai Jabatan Alam Sekitar patut diperbanyakkan.Para pengusaha terutama pengusaha kilang secara besar-besaran patutlah mendapatkan nasihat dari pada Jabatan Alam Sekitar sebelum sesuatu operasi perindustrian dijalankan. Pengguna memainkan peranan yang terpenting dalam menangani masalah pencemaran. Sebagai seorang pengguna yang bertanggungjawab, kita perlulah memilih barangan yang mendatangkan pencemaran yang kurang sekali.Tanpa permintaan terhadap barangan yang mendatangkan pencemaran, pengusaha kilang juga akan mula
patut diambil. Langkah untuk melindungi alam sekitar ini bukanlah tanggungjawab pihak kerajaan sahaja. Ia adalah tanggungjawab semua pihak. Kerajaan patutlah memperketatkan undang-undang yang melindungi alam sekitar. Rondaan oleh pegawai Jabatan Alam Sekitar patut diperbanyakkan.Para pengusaha terutama pengusaha kilang secara besar-besaran patutlah mendapatkan nasihat dari pada Jabatan Alam Sekitar sebelum sesuatu operasi perindustrian dijalankan. Pengguna memainkan peranan yang terpenting dalam menangani masalah pencemaran. Sebagai seorang pengguna yang bertanggungjawab, kita perlulah memilih barangan yang mendatangkan pencemaran yang kurang sekali.Tanpa permintaan terhadap barangan yang mendatangkan pencemaran, pengusaha kilang juga akan mula
a. menggunakan bahan-bahan yang lebih sesuai dengan alam sekitar. Sebagai contoh, kita sepatutnya memilih racun serangga dalam tin aerosol yang tidak mengandungi CFC.
Jika semua pihak ini bekerjasama untuk menangani masalah pencemaran, sudah tentu bumi akan di panjangkan usianya. Antara aktiviti yang boleh melindungi alam sekitar ialah:
Pameran
Jika semua pihak ini bekerjasama untuk menangani masalah pencemaran, sudah tentu bumi akan di panjangkan usianya. Antara aktiviti yang boleh melindungi alam sekitar ialah:
Pameran
b. Kempen-kempen
c. Pertandingan
d. Projek Riadah Alam Sekitar
A.PAMERAN PENCEMARAN ALAM
Pameran yang dimaksudkan di sini ialah pameran segala bahan yang berkaitan dengan isu pencemaran.Pameran ini boleh dilakukan di sekolah-sekolah dan juga tempat-tempat awam seperti perpustakaan awam. Pameran ini bolehlah merangkumi isu-isu alam sekitar, sebab-sebab pencemaran, kesan-kesannya dan apa yang boleh dibuat untuk mengurangkan kadar pencemaran.Bahan-bahan menarik seperti carta, polster dan keratan surat khabar bolehlah dipamerkan. Selain itu, pita video dan slaid-slaid yang ada berkenaan dengan pencemaran juga boleh ditayangkan.Pameran sebegini boleh meningkatkan kesedaran dan mengajarmasyarakat untuk melindungi alam sekitar.
B.KEMPEN MELINDUNGI ALAM SEKITAR
Menyertai sesuatu kempen untuk melindungi alam sekitar adalah sesuatu yang sihat dan amat digalakkan. Antara kempen-kempen yang melindungi alam sekitar ialah kempen cintailah sungai kita, kempen kitar semula, sahabat alam dan sebagainya. Kempen-kempen ini dapat memberi kesan yang mendalam terhadap peserta-pesertanya. Dalam kempen-kempen ini, peserta-peserta akan diajar tentang pentingnya menjaga alam sekitar dan cara- cara menguruskan sisa buangan supaya hanya mendatangkan pencemaran yang minimum kepada alam sekitar. Selain itu, kempen kitar semula dapat menggalakkan pengguna untuk mengitar semula bahan yang boleh dikitar semula. Secara tidak langsung juga, peserta akan belajar untuk berjimat-cermat. Sahabat alam telah menjalankan pelbagai aktiviti seperti menanam pokok-pokok bunga, membersihkan kawasan yang kotor dan sebagainya. Penanaman pokok bunga akan mencantikkan pemandangan sesuatu kawasan. Selain itu, ia juga dapat ,menapis debu yang berterbangan di udara. Tumbuhan hijau juga adalah penting untuk mengurangkan kandungan oksigen yang boleh menyebabkan kesan rumah hijau. Kempen cintai sungai telah menjalankan banyak aktiviti untuk membersihkan kawasan sungai. Selain membersih, mereka juga menanamkan kesedaran kepada penduduk tempatan tentang kepentingan sungai.
C.PERTANDINGAN
Pertandingan seperti kuiz tentang pencemaran alam sekitar boleh meningkatkan pengetahuan dan kesedaran tentang pentingnya melindungi alam sekitar.Dengan mengadakan kuiz, peserta akan cuba memahami apakah itu pencemaran. Dalam proses ini, mereka akan mendapat pengetahuan tersebut. Mereka juga mungkin akan mencari penyelesaian kepada masalah pencemaran. Ini sudah tentu akan membawa kebaikan kepada peserta itu dan alam sekitar. Pertandingan melukis poster yang berkaitan pencemaran juga adalah baik. Ia bukan sahaja memberi kesedaran kepada peserta sahaja tetapi mesejnya juga akan sampai kepada orang ramai. Selain pertandingan yang telah disebutkan, pertandingan menulis karangan dan sajak juga dapat memberikan kesedaran kepada orang ramai.
D.PENDEDAHAN MEDIA MASSA
Pada hari ini media massa memainkan peranan yang penting dalam membentuk cara pemikiran semua pengguna. Oleh itu, dengan adanya pendedahan media massa tentang isu pencemaran, masyarakat umum akan berhati-hati dalam menanggani masalah pencemaran. Setakat ini, media massa yang paling banyak membuat pendedahan tentang isu pencemaran ialah majalah dan surat khabar. Televisyen juga ada membuat pendedahan ini contoh TV3 dan TV7 tetapi adalah terlalu sedikit ditekankan keutamanya.
Posted in
lingkungan
Langganan:
Postingan (Atom)